BATULICIN, RisetPublik.com — Pelaksanaan tradisi budaya pesisir Mappanre Ritasi’e yang digelar selama dua pekan tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sepanjang area kegiatan, puluhan pelaku usaha lokal memadati lokasi dengan berbagai jenis dagangan, mulai dari kuliner khas hingga jajanan kekinian. Ramainya pengunjung setiap hari turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Salah satu pedagang, Susanti, penjual pentol “Tresno”, mengaku mengalami lonjakan pendapatan yang cukup besar dibandingkan hari biasa. Ia menyebut perbedaan hasil penjualan saat acara jauh lebih tinggi.
“Kalau hari biasa tidak seramai ini. Selama acara, dari pagi sampai malam pembeli terus ada. Alhamdulillah hasilnya lumayan banyak,” ungkapnya kepada RisetPublik.com, Minggu (26/4/2026).

Puncak Mappanre Ritasi’e Bawa Berkah, Omzet UMKM Berlipat
Menjelang puncak acara, aktivitas berdagang semakin meningkat. Susanti bahkan harus bekerja hingga dini hari.
“Capek pasti, tapi terbayar dengan hasilnya,” tambahnya.
Tak hanya Susanti, pedagang lain juga merasakan dampak positif dari gelaran tahunan tersebut. Beragam produk seperti olahan makanan laut, minuman segar, hingga jajanan tradisional laris diburu pengunjung dari berbagai daerah.
Kegiatan Mappanre Ritasi’e tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di kawasan pesisir.
Analisis RisetPublik:
Lonjakan omzet yang dialami pedagang selama Mappanre Ritasi’e menunjukkan bahwa event budaya memiliki efek langsung terhadap ekonomi masyarakat.
Durasi kegiatan yang berlangsung hingga dua pekan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pendapatan pedagang, tidak hanya pada hari puncak, tetapi juga selama rangkaian acara berlangsung.
Fenomena ini menegaskan bahwa pengembangan event berbasis budaya dapat menjadi strategi efektif dalam mendorong ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM di daerah.
Manfaat bagi Masyarakat:
Kegiatan ini memberikan dampak nyata, antara lain:
- meningkatkan pendapatan pedagang dan pelaku UMKM
- membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal
- memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan
- menghidupkan kawasan wisata dan pusat keramaian
Manfaat utama: mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara langsung
Kesimpulan:
Gelaran Mappanre Ritasi’e tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan.
Dengan pengelolaan yang konsisten, kegiatan ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir di Tanah Bumbu.




