spot_img

Berita Terpopuler

spot_img

Berita Terbaru

Cara Cek Bansos PKH dan Sembako Mei 2026, Cukup Pakai NIK KTP

JAKARTA, RisetPublik.com — Pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan bantuan sembako triwulan II tahun 2026 (April–Juni) telah mulai disalurkan sejak 10 April 2026.

Memasuki awal Mei, masyarakat yang belum mengetahui status penerimaan kini dapat melakukan pengecekan secara mandiri hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tanpa perlu mengisi data tambahan.

Status penerima dapat diketahui melalui perubahan keterangan pada kolom program menjadi “Ya” untuk periode April–Juni 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa bantuan sosial memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Bansos menjadi bagian dari komponen pertumbuhan ekonomi. Yang diusulkan adalah perluasan penerima manfaat, bukan penambahan nominal,” ujarnya.

Program bansos ini difokuskan pada kelompok rentan yang masuk kategori desil 1 hingga 4 dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Cara Cek Bansos PKH dan Sembako Mei 2026, Cukup Pakai NIK KTP
Warga memperlihatkan uang bansos atau Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) saat penyaluran di Kantor Pos, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (24/11/2025). (Sumber: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Cara Cek Bansos dengan NIK:

Pengecekan bisa dilakukan melalui dua cara:

1. Melalui Website Resmi

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan 16 digit NIK KTP
  • Isi kode verifikasi
  • Klik “Cari Data”
  • Hasil akan menampilkan status penerimaan

2. Melalui Aplikasi

Gunakan Aplikasi Cek Bansos:

  • Unduh aplikasi di ponsel
  • Masukkan NIK
  • Klik Cari Data

Aplikasi juga menyediakan fitur usul dan sanggah jika data tidak sesuai.

Besaran Bantuan:

Untuk bantuan sembako:

  • Rp200.000 per bulan
  • Rp600.000 per triwulan

Sementara Program Keluarga Harapan diberikan sesuai kategori, di antaranya:

  • Ibu hamil: Rp750.000
  • Anak usia dini: Rp750.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Disabilitas berat: Rp600.000
  • Pelajar SD–SMA: Rp225.000 – Rp500.000

Penyaluran dilakukan bertahap melalui PT Pos Indonesia dan bank Himbara, sehingga waktu pencairan bisa berbeda.

Sumber : Kompas.tv

Analisis RisetPublik:

Digitalisasi layanan bansos mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi secara mandiri tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.

Namun, ketepatan data masih menjadi tantangan utama. Banyak kasus masyarakat layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar, atau sebaliknya.

Karena itu, fitur usul dan sanggah menjadi penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Manfaat bagi Masyarakat:

Informasi ini memberikan manfaat langsung:

  • memudahkan pengecekan bansos secara mandiri
  • menghemat waktu tanpa perlu datang ke kantor
  • meningkatkan transparansi data penerima
  • membantu masyarakat memastikan haknya

Manfaat utama: masyarakat bisa memastikan status bantuan dengan cepat dan mudah

Kesimpulan:

Pengecekan bansos Program Keluarga Harapan dan sembako kini semakin mudah dengan sistem digital berbasis NIK.

Dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif memastikan status bantuan sekaligus menjaga akurasi data penerima.

Bagikan :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita lainnya :