BATULICIN, RisetPublik.com — Suasana meriah menyelimuti kawasan Pantai Pagatan saat perayaan Mappanre Ritasi’e, Minggu (19/4/2026), dengan hadirnya berbagai wahana permainan yang menjadi pusat keramaian.
Sejak sore hingga malam, kawasan pantai dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati hiburan rakyat. Lampu warna-warni dari bianglala dan aneka permainan menambah semarak suasana.
Wahana seperti kora-kora, odong-odong hingga kincir angin menjadi favorit, terutama bagi anak-anak dan keluarga. Tawa dan kebersamaan terasa kental di tengah perayaan.



Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Wahana permainan menjadi ruang rekreasi sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga.
Di sisi lain, ramainya pengunjung turut berdampak positif terhadap ekonomi lokal. Pedagang kaki lima yang menjual makanan, minuman, hingga mainan anak mengalami peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung.
Momentum ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, menciptakan suasana hangat di tengah perayaan budaya.
Tidak hanya warga lokal, pengunjung dari luar daerah juga turut meramaikan acara. Hal ini menjadi peluang dalam memperkenalkan budaya daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Analisis RisetPublik:
Keramaian wahana permainan dalam perayaan Mappanre Ritasi’e menunjukkan bahwa kegiatan budaya memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tradisi. Dalam praktiknya, kegiatan ini mampu menjadi penggerak ekonomi berbasis masyarakat.
Lonjakan jumlah pengunjung dalam waktu singkat menciptakan peluang ekonomi langsung, khususnya bagi pelaku usaha kecil. Selain itu, kombinasi antara budaya dan hiburan modern seperti wahana permainan juga memperluas daya tarik acara bagi berbagai kalangan, terutama generasi muda.
Manfaat bagi Masyarakat:
Kegiatan ini memberikan beberapa manfaat nyata, di antaranya:
- meningkatkan pendapatan pedagang kecil dan pelaku usaha lokal
- memperkuat interaksi sosial dan kebersamaan masyarakat
- menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap relevan
- membuka peluang pengembangan sektor pariwisata daerah
Kesimpulan:
Dengan adanya wahana permainan, perayaan Mappanre Ritasi’e tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan ruang hiburan yang dinikmati masyarakat luas.




