TANAH BUMBU, RisetPublik.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Lomba Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tahun 2026 sebagai upaya mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus memperkuat pencegahan stunting.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (20/7/2026), dibuka Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Eryanto Rais disampaikan, lomba B2SA diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga sekaligus memiliki nilai ekonomi melalui kreasi menu yang inovatif.
Selain memenuhi kebutuhan gizi keluarga, pemanfaatan pangan lokal juga dinilai dapat menjadi peluang usaha yang berbasis potensi daerah. Karena itu, para ibu sebagai garda terdepan dalam penyediaan makanan keluarga diharapkan terus menghadirkan menu sehat, bergizi, dan beragam bagi anak maupun ibu hamil.
Menurutnya, edukasi melalui variasi menu B2SA menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka masalah gizi dan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan pola konsumsi yang lebih sehat, diharapkan kualitas gizi masyarakat semakin meningkat.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu Muhammad Risdianadi, melalui Sekretaris Dinas, Ari Herlianto, menjelaskan bahwa lomba tahun ini mengusung tema “Beraksi, Mengolah Pangan Lokal Menjadi Menu B2SA Kreatif, Sehat, Bergizi untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Mencetak Generasi Emas Tanah Bumbu”. Kompetisi dibagi dalam dua kategori, yakni menu B2SA untuk ibu hamil dan menu B2SA bagi balita usia 2 hingga 5 tahun, dengan peserta yang merupakan Ketua Kader Posyandu sebagai perwakilan dari 12 kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Ari Herlianto mengatakan, penyelenggaraan lomba bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan B2SA berbasis komoditas lokal. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah dan menyajikan menu sehat, menarik, serta mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu langkah nyata dalam membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk mendukung perbaikan gizi keluarga serta percepatan pencegahan stunting.

Lomba B2SA Tahun 2026 menghadirkan dewan juri yang terdiri dari Dadan Jumadianor, Dedy Hatta Permana, dan Ani Ilas Rasa. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Gatriwara, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap gerakan konsumsi pangan B2SA berbasis bahan pangan lokal dapat terus disosialisasikan hingga tingkat rumah tangga sebagai bagian dari upaya membangun keluarga sehat dan mewujudkan generasi bebas stunting.

Adapun hasil lomba menetapkan Kecamatan Angsana sebagai juara pertama pada kategori Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu, disusul Kecamatan Sungai Loban sebagai juara kedua dan Kecamatan Satui di posisi ketiga.
Sementara pada kategori Menu Ibu Hamil, Kecamatan Angsana kembali meraih juara pertama, diikuti Kecamatan Batulicin sebagai juara kedua dan Kecamatan Kusan Tengah sebagai juara ketiga.
Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id




