BATULICIN, RisetPublik.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan persiapan pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Kantor Bupati, Selasa (28/4/2026).
Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran seluruh proses keberangkatan jamaah, mulai dari kesiapan transportasi hingga pelayanan kesehatan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardana, menekankan pentingnya pelayanan optimal, khususnya bagi jamaah lanjut usia (lansia).
“Petugas diharapkan lebih memperhatikan kebutuhan jamaah, khususnya lansia, agar proses ibadah berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh pihak dapat bersinergi agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat.
Jadwal Keberangkatan Jamaah Haji 2026
Berdasarkan jadwal, jamaah Kloter 13 akan masuk Asrama Haji Banjarbaru pada 10 Mei 2026 dan diberangkatkan menuju Jeddah pada 11 Mei 2026.
Sementara itu, Kloter 18 dijadwalkan masuk asrama pada 17 Mei 2026 dan berangkat pada 19 Mei 2026.
Total jamaah yang akan diberangkatkan mencapai 239 orang, terdiri dari 54 jamaah pada Kloter 13 dan 185 jamaah pada Kloter 18.

Dalam rapat tersebut juga dibahas kesiapan fasilitas pendukung, termasuk penyediaan armada transportasi menuju embarkasi serta pendampingan tenaga medis yang terdiri dari dua dokter dan satu perawat.
Sejumlah instansi turut dilibatkan dalam persiapan ini, antara lain Bagian Kesra Setda, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, kepolisian, serta petugas haji daerah.
Sumber: mc.tanahbumbukab.go.id
Analisis RisetPublik:
Fokus pada pelayanan jamaah lansia menunjukkan adanya peningkatan perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan dalam pelaksanaan ibadah haji.
Dengan kondisi fisik yang berbeda, jamaah lansia membutuhkan pendampingan khusus, baik dari sisi kesehatan maupun kenyamanan selama perjalanan.
Koordinasi lintas instansi menjadi faktor kunci dalam memastikan seluruh kebutuhan jamaah dapat terpenuhi secara menyeluruh.
Manfaat bagi Masyarakat:
Persiapan ini memberikan dampak positif, antara lain:
- meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jamaah
- memastikan layanan kesehatan lebih optimal
- meminimalisir risiko selama perjalanan haji
- memberikan rasa tenang bagi keluarga jamaah
Manfaat utama: jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan terlayani
Kesimpulan:
Persiapan pemberangkatan haji 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi jamaah lansia.
Dengan sinergi yang kuat dan perencanaan matang, diharapkan seluruh proses ibadah haji berjalan lancar dari keberangkatan hingga kepulangan.




