TANAH BUMBU, RisetPublik.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro di daerah. Salah satunya melalui Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro yang digelar di Aula Kantor Desa Polewali Marajae, Kecamatan Batulicin, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu tersebut diikuti para pelaku usaha mikro desa dengan fokus penguatan produksi, pengolahan, pemasaran, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemanfaatan desain dan teknologi.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt Kepala Diskumdagri, Eryanto Rais, yang disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing.
“Tujuan utama pelatihan ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan kompetensi pelaku usaha mikro,” ujarnya.
Menurutnya, melalui pelatihan tersebut para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengembangan produk, tetapi juga memahami pentingnya desain kemasan, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung usaha.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kepala Desa Polewali Marajae, Abdul Razak, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan itu sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan keterampilan masyarakat desa, khususnya pelaku usaha mikro.
“Melalui pelatihan ini diharapkan pelaku usaha memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha mereka,” katanya.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Aidatul Khoiriatis Sakdiyah, seorang pelaku usaha, menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran produk serta pentingnya kemasan menarik sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan usaha.
Sementara itu, Dwi Ahmad Nur dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Bumbu memberikan materi terkait produk perizinan dan penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai klasifikasi pelaku usaha, skala usaha, hingga tata cara pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap pelaku usaha mikro di desa semakin berkembang, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id




