TANAH BUMBU, RisetPublik.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif terus mendorong pengembangan olahraga melalui Tanbu Beraksi Run 2026 yang ditargetkan menarik hingga 3.000 pelari dari berbagai daerah, Rabu (13/8/2026).
Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, Tanbu Beraksi Run akan digelar pada 29 November 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan Half Marathon 21 kilometer. Penambahan kategori Half Marathon menjadi salah satu pembaruan tahun ini, sekaligus upaya meningkatkan level event agar mampu menarik pelari dari luar daerah hingga pelari elite tingkat nasional.
Direktur Race Organizer Tanbu Beraksi Run 2026, dr. Fadly Wirawan, mengatakan penyelenggaraan tahun lalu berhasil menarik sekitar 1.450 pelari dari Tanah Bumbu maupun sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Tahun ini, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 3.000 peserta.
“Kami menargetkan event ini naik level dan mudah-mudahan bisa menarik pelari-pelari elite yang biasa mengikuti event nasional,” kata Fadli.
Kawasan perkantoran Gunung Tinggi kembali menjadi venue utama dengan rute yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan peserta. Ruas jalan yang cukup lebar dinilai memungkinkan panitia melakukan pengaturan lalu lintas sehingga pelari dapat menikmati rute dengan lebih nyaman.
Kawasan tersebut juga memiliki pemandangan yang menjadi daya tarik tersendiri. Hal itu dimanfaatkan dalam konsep sport tourism yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini.
“Kami berharap pelari, baik dari Tanah Bumbu maupun luar Tanah Bumbu, bisa datang. Mereka tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga mengenal objek-objek wisata yang ada di Tanah Bumbu,” ujarnya.
Kedatangan peserta dari luar daerah diharapkan turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi selama mereka berada di Tanah Bumbu. Dengan begitu, event olahraga tersebut tidak hanya berlangsung di lintasan, tetapi juga membuka kesempatan bagi sektor pariwisata dan usaha masyarakat untuk ikut bergerak.
Penyelenggaraan Tanbu Beraksi Run 2026 juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga daerah. Ketua KONI Tanah Bumbu Adi Haidir mengatakan cabang atletik masih membutuhkan proses pembinaan panjang. Kategori 5K pelajar turut disiapkan sebagai ruang untuk melihat potensi atlet muda.
KONI juga melibatkan PASI Tanah Bumbu dalam proses penilaian dan pengamatan terhadap peserta yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
“Melalui momentum Tanbu Beraksi ini, kami berharap atletik Tanah Bumbu bisa bangkit. Kami juga ingin menyosialisasikan hidup sehat melalui olahraga lari,” kata Adi.
Selain prestasi, aspek kesehatan peserta menjadi perhatian panitia. Hal ini terutama untuk mengantisipasi peserta pemula yang mengikuti lomba. Panitia akan menyediakan menu latihan mingguan untuk kategori 5K, 10K, maupun Half Marathon yang disusun oleh coach bersertifikat.
Screening kesehatan dilakukan sejak proses registrasi. Peserta akan memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan dan obat-obatan yang dikonsumsi. Pemeriksaan lanjutan dilakukan saat pengambilan race pack dua hari sebelum perlombaan.
Panitia juga menyiapkan water station, ambulans, dan tim medis di sepanjang rute. Lima dokter akan ditempatkan sebagai running doctor pada masing-masing kategori untuk memberikan pertolongan apabila peserta membutuhkan bantuan saat berlari.
Sementara untuk menjaga transparansi hasil lomba, setiap peserta akan menggunakan nomor BIB yang terhubung dengan sistem chip time. Sejumlah checkpoint, recorder, dan kamera juga disiapkan untuk memastikan peserta mengikuti rute yang telah ditentukan.
Sistem tersebut sekaligus digunakan untuk mencegah peserta memotong jalur atau menggunakan nomor BIB milik peserta lain. Hasil lomba nantinya diverifikasi oleh tim race management bersama juri dari PASI Tanah Bumbu.
Pendaftaran kategori 5K, 10K, dan Half Marathon dibuka mulai Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA hingga 16 Agustus 2026. Informasi pendaftaran, ketentuan lomba, dan hadiah podium dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @tanbuberaksirun.
Melalui Tanbu Beraksi Run 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kegiatan olahraga dapat menjadi ruang yang mempertemukan pembinaan prestasi, gaya hidup sehat, pariwisata, dan pergerakan ekonomi masyarakat.




