TANAH BUMBU, RisetPublik.com — Proses pengangkatan badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa mulai dipersiapkan tim SAR gabungan bersama pihak pemilik kapal, Virgo Karya Shipping.
Operasi salvage atau pengangkatan kapal tersebut direncanakan berlangsung selama satu hingga dua hari. Pelaksanaan operasi tetap menunggu kondisi cuaca dan faktor keselamatan di lokasi kejadian.
Dikutip dari laporan Metro TV, Sabtu (19/9/2026), kesiapan armada serta sumber daya pendukung untuk proses pengangkatan kapal telah dipastikan melalui koordinasi dan dialog bersama perwakilan keluarga korban.
Tim gabungan masih mempertimbangkan sejumlah kondisi sebelum operasi dimulai. Faktor yang diperhatikan antara lain kecepatan dan arah angin, arus laut, serta kondisi gelombang di perairan sekitar lokasi kapal tenggelam.
Langkah pengangkatan badan kapal dilakukan setelah operasi pencarian dan evakuasi memasuki hari keenam. Dalam perkembangan terbaru, tim SAR berhasil mengevakuasi tiga jasad korban yang sebelumnya berada di dalam lambung kapal.
Ketiga jenazah tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk menjalani proses identifikasi oleh tim terkait.
Sementara itu, proses pencarian korban lainnya masih menjadi bagian dari penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Operasi di lapangan disesuaikan dengan kondisi cuaca dan aspek keselamatan bagi seluruh personel yang terlibat.
Pengangkatan badan kapal diharapkan dapat mendukung proses pencarian sekaligus membantu tim terkait memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi kapal setelah kecelakaan.
Sumber: Metro TV



