BATULICIN, RisetPublik.com — Suasana Pasar Pagatan terlihat semakin ramai di tengah proses pembangunan Pasar Bumi Pangeran, Jumat (17/4/2026).
Selama masa pembangunan, para pedagang direlokasi sementara ke area sekitar proyek dengan memanfaatkan ruko non permanen yang disediakan pemerintah.
Pasar Pagatan Tetap Jadi Pusat Ekonomi di Tengah Pembangunan
Meski dalam kondisi terbatas, aktivitas jual beli justru semakin hidup. Pada hari pasar seperti Senin dan Jumat, jumlah pedagang dan pembeli meningkat hingga membuat area berjualan meluas ke gang-gang sekitar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa roda ekonomi masyarakat tetap bergerak aktif, bahkan di tengah proses penataan pasar.

Untuk menjaga kelancaran aktivitas, kendaraan roda dua dan roda empat tidak diperbolehkan masuk ke area pasar saat berlangsungnya kegiatan jual beli.
Beragam kebutuhan tersedia di pasar sementara ini, mulai dari sayur mayur, pakaian, hingga aksesoris, sehingga masyarakat tetap antusias berbelanja.
Salah satu pembeli, Midah, mengaku menikmati suasana pasar yang ramai tersebut.
“Rasanya seperti di Pasar Tungging, ramai dan banyak pilihan,” ujarnya.
Ramainya pasar ini juga membawa manfaat bagi para pedagang karena peluang penjualan meningkat seiring tingginya jumlah pengunjung.
Ke depan, pembangunan Pasar Bumi Pangeran diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih tertata dan nyaman, tanpa mengurangi semangat ekonomi masyarakat yang telah tumbuh.


